Skip to main content

AKU DAN ANAK PEREMPUANKU

"Pak, aku mau diskusi materi UTS-ku", katanya semalam lewat Line.

"Misalnya Bapak adalah pengusaha yang memasok bahan baku singkong ke beberapa mitra industri kecil makanan berbasis singkong, dan Bapak juga menampung hasil produksi para mitra itu untuk dijual di outlet-outlet Bapak. Pada suatu periode, pembayaran piutang dari para mitra seret yang membuat -selain- merek...a mengurangi pembelian singkong juga akhirnya mengurangi setoran produk makanan mereka ke toko Bapak. Nah, strategi apa yang Bapak akan lakukan supaya bisnis normal dan berkembang lagi".

Lalu kami berdiskusi hingga malam larut. Dia punya referensi, saya juga punya. Saya di Bogor, dia di kost-nya di Jatinangor.

Belasan tahun lalu, dia masih susah payah saya gendong meraih stupa tertinggi di candi Borobudur. Hari ini sudah mengajak berdiskusi "soal dunia nyata".

Tinggal menunggu waktu, dia akan datang meminta izin menikah dengan lelaki pilihannya.

Bilapun saat itu sedang menguras lautan, saya akan berhenti sejenak dan mengantarnya. Menggendongnya lagi bila perlu (itu juga kalau saya masih kuat, maklum dia kini lebih tinggi dan lebih besar dari saya).

Maka hanya orang tolol yang mempermasalahkan seorang ayah yang rehat sejenak dari pekerjaannya untuk menikahkan anak perempuannya.

Dan orang tolol itu : ada. Lebih konyol lagi , omongan-omongannya masih ada yang percaya.

Comments

Popular posts from this blog

Anda Mau Menjual Ginjal ?

Sudah dua tahun tak bertemu, seorang teman mengirimkan  "broadcast message" (BM) di perangkat Blackberry saya.  BM-nya agak mengerikan : dia mencari donor ginjal untuk saudaranya yang membutuhkan.  Soal harga -bila pendonor bermaksud "menjual" ginjalnya bisa dibicarakan dengannya.   

Mambaca BM itu, saya teringat kisah pak Dahlan Iskan dalam bukunya GANTI HATI.  Dengan jenaka beliau bercanda, bahwa kini dia memiliki 2 bintang seharga masing-masing 1 milyar, satu bintang yang biasa dia kendarai kemana-mana (logo mobil Mercedez) dan satu bintang jahitan di perutnya hasil operasi transplatasi hati.  Ya, hati pak Dahlan "diganti" dengan hati seorang anak muda dari Cina, kabarnya harganya 1 miliar.

Lalu, iseng-iseng saya browsing, dan ketemulah data ini, Data Harga organ tubuh manusia di pasar gelap  (kondisi sudah meninggal dibawah 10 jam, sumber :http://namakuddn.wordpress.com/2012/04/27/inilah-daftar-harga-organ-tubuh-manusia-di-pasar-gelap/)

1. Sepasang bo…

APAKAH UNITLINK TERMASUK PAPER ASSET?

Tulisan ini sebenarnya hanya merespon postingan seorang perencana keuangan tentang kisah nasabahnya.

Alkisah, nasabahnya seorang lelaki yang penghasilannya (katakan) Rp 10 Miliar per tahun. Dengan gaya hidup yang konservatif, si nasabah baru sadar bahwa di akhir tahun tabungan dia hanya Rp 3 Miliar. Sisa uangnya kemana, padahal dia dugem enggak, travelling pribadi dalam batas wajar, makan mewah jarang banget ...

Lalu, perencana keuangan tersebut melakukan bedah perkara. Dari hasil bedah perkara, ditemukan beberapa sebab. Seperti dia terlalu mudah percaya pada orang, sehingga dengan mudah meminjamkan uangnya pada saudara atau teman dengan dalih modal usaha (yang akhirnya nggak balik lagi).

Namun, ada satu hal dari nasehat perencana keuangan itu yang menurut saya tidak pas. Yaitu : Menurut perencana keuangan itu, adalah keliru nasabah memiliki banyak unit link karena “investasi” di unit link itu justru menggerus uangnya.

Saya kira pendapat ini tidak pas, terutama soal pendapat “investa…

"TERTIPU" UNIT LINK? KOK BISA.

Terimakasih pada klien sekaligus sahabat saya Iqbal Mukmin yang mau berbagi cerita ini di wall-nya. Sekali lagi, ini kisah pahit seorang nasabah asuransi (maaf, sangaja saya blur nama pemilik cerita serta perusahaan asuransinya).

Saya pernah menulis tentang hal serupa yang pernah terjadi dalam artikel saya :
http://www.basriadhi.com/2016/05/asuransi-bukan-tabungan.htmlNamun, kisah ibu nasabah (yang saya capture ini) agak berbeda. Dan saya ingin mengupas, agar anda semua tak "kejeblos" di lubang yang sama. Sekaligus menjawab pertanyaan beberapa teman.

Patut diduga produk yang dibeli oleh ibu Nasabah ini adalah produk UNIT LINK, yaitu produk asuransi yang "menggabungkan" fitur asuransi/proteksi dengan investasi. Dan pada kasus di bawah, oknum agen memanfaatkan ketidaktahuan nasabah -terutama- soal fitur investasi dan biaya-biaya asuransi.

Sebagaimana yang saya tulis di artikel dalam link di atas, Asuransi bukanlah tabungan, walaupun itu produk Unit Link. Dari c…