Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2013

Karena SMS seorang Teman

Siang belum lagi genap, saat pesan pendek (SMS) itu masuk ke ponsel saya.  Pengirimnya seorang teman, yang belum lama berselang saya presentasikan perlunya asuransi kesehatan buat dirinya, apalagi karena profesinya, sang teman ini lebih banyak berada di jalanan dan bekerja hingga larut malam, rentan resiko kecelakaan atau sakit.

Dia sudah mengerti isi presentasi saya, karena saya sudah mengulangnya hingga tiga kali. tapi dia memilih menunda.

Dan SMS itu berbunyi, dia perlu pinjaman uang untuk membayar biaya obat istrinya yang terbaring sakit.  Saya, terus terang tak terbiasa dengan mudah meminjamkan uang.  Sebagian bilang pelit, tapi -buat saya- pengalaman sudah banyak berbicara, sehingga saya sangat berhati-hati dalam hal meminjamkan uang.  Tapi, dalam hati saya sangat menyesalkan, mengapa saya tak bisa me
mbantu dia.  Bukan...bukan dengan meminjamkan uang, tapi "memaksanya" mengambil program asuransi kesehatan yang sudah tiga kali saya presentasikan.  kalau saja, dia menga…

Belajar Strategi dari Pengemis Jakarta

Mengapa Asuransi (2)

Mengapa Asuransi (1)

Ini Sekolah S-3 Saya

Ketika majalah yang memuat iklan ini muncul, banyak orang bertanya-tanya; ngapain lagi kerja di Asuransi? apakah uang dari bisnis MISTERBLEK tak cukup?

Maka ijinkan saya menjelaskan.

Selepas lulus kuliah di IPB tahun 1994, saya merasa bahwa saya belum benar-benar siap menjadi "manusia".  Gelar yang saya raih dari IPB, hanya titel saja.  Maka memasuki dunia kerja, sebagai pekerja media cetak, adalah sekolah S-1 saya yang sebenarnya.  Di sana saya belajar dasar-dasar ilmu berhubungan dengan sesama manusia.  Apa yang saya peroleh -katakan, misalnya- gaji, masih hanya bermanfaat bagi diri saya dan keluarga.  Tak lebih.

Tahun 2006, saya memutuskan untuk me-lulus-kan diri dari sekolah S-1, dan memasuki sekolah S-2 : menjadi entrepreneur, berjualan kopi.  Tentu, namanya naik kelas pasti tak mudah.  Ujiannya berlipat-lipat sulitnya, sampai kadang saya ragu apakah saya bisa melewati sekolah S-2 di MISTERBLEK Coffee ini dengan baik.  Dalam periode ini, ilmu yang diberikan Tuhan sudah …

Berbisnis dengan Modal Syukur

Berbisnis dengan modal syukur ? mungkin kedengaran aneh.  Tapi itulah materi yang saya sharing pada peserta Career Opportunity Program, Manulife cabang Bogor, selasa 26 Agustus 2013 lalu 

Ya, pernahkan anda berfikir, mengapa ada orang bisa menghasilkan income hingga Rp 250 juta/bulan ?  Lalu, kalau mengapa orang itu bisa, kita tak bisa.  Beberapa orang berdalih bahwa itu sudah garis tangan, itu sudah nasib atau itu sudah ketentuan Tuhan.

Coba tengok kembali pelajaran Fisika kita waktu dahulu.  Tuhan menciptakan dua jenis energi : Energi Kinetik dan Energi Potensial.  Energi Kinetik, kalau tak keliru, adalah yang benar-benar kita pakai; sedangkan Energi Potensial adalah energi yang sudah dimiliki, tapi tersimpan, sewaktu-waktu dibutuhkan akan bisa dipakai.

Maka, energi potensial kita bisa menghasilkan Rp 250 juta/bulan.  Sebagian besar orang hanya memakai energi kinetik mereka, dan sibuk dengan itu.  Mereka lupam bahwa Tuhan sudah memberikan "energi potensial" berupa dua mat…