Skip to main content

Posts

CERITA BAPAK DARI GERBANG BIRU

Susah payah tiap hari mengukur jalanan, presentasi, jualan... hanyalah untuk ini.

Menunjukkan pada mereka bahwa para pendahulu mereka memiliki jejak peradaban yang luar biasa.  Masjid ini sudah digunakan sejak tahun 1616, dan memiliki enam minaret yang berdiri karena Mehmet Aga -sang Arsitek- salah dengar. Sultan Ahmet -sang penggagas - minta minaret dengan puncak emas (alten), terdengar oleh sang Arsitek "alte" yang artinya enam.

Sultan Ahmet memilih membangun masjid yang sangat megah, untuk menandingi Hagia Sophia di seberangnya, gereja yang sempat menjadi Pusat Keuskupan Romawi Timur selama 1000 tahun lamanya.

Pelajarannya : membangun yang lebih baik, bukan menghancurkan milik orang lain

Masjid yang usianya sudah empat abad ini tak ada semut, kecoa dan laba-laba hidup di dalamnya. Bersih. "hanya" karena telor burung onta. Bukan bangga bisa minum kencing onta.

Maka anak-anak terkagum mendengarnya. Nenek moyang mereka hebat sekali rupanya. Dan jejak kejayaan itu merek…
Recent posts

KELUARGA ATAU TEAM?

"Dari Bogor jam berapa?",demikian teman-teman selalu bertanya kalau kami ada "meeting" di Jakarta. Kadang-kadang satu setengah jam, kadang bisa tiga jam. Jadi mengukur jarak memakai waktu tempuh.

Kemarin kami blusukan dari Osaka ke Kyoto, setelah sebelumnya kami menjelajah dari Tokyo ke kota Kanazawa, Toyama dan dusun bersejarah Shirakawago.

Jarak dari Kanazawa ke Osaka sekitar 390 kilometer, dengan kereta cepat Shinkasen, cukup ditempuh tiga jam. Osaka ke Kyoto, setara jarak dari rumah saya ke Cawang (54 kilometer), cukup 15 menit saja.

Naik turun kereta, menyeret-nyeret koper tentu lumayan repot. Tapi tunggu, ini di Jepang. Petunjuk jalan sangat jelas, semua serba teratur dan antri, membuat kerepotan banyak tereduksi.

Ketepatan kedatangan kereta tepat sampai hitungan menit. Bermodal JR Pass dan Suica (semacam octopus di Hongkong, atau e-money di kampung saya) kami leluasa blusukan ke stasiun yang kadang saking besarnya sampai ada 5 susun, dengan tiap susun memiliki …

TOP INI, TOP ITU : BUKAN JAMINAN

Kejadiannya kamis minggu lalu, di Rumah Sakit tempat saya mengantre untuk disuntik vaksin meningitis.

Antrian masih agak panjang, orang menunggu untuk keperluan yang sama duduk sabar di ruang tunggu.

Duduk di sebelah saya seorang wanita, membawa buku dan selembar kertas dilaminating.

"Menunggu vaksin ya pak",katanya berbasa-basi. "Kenalkan saya Mawar dari XXXXXXX (menyebut sebuah perusahaan asuransi", Lanjutnya memperkenalkan diri. Oke...

Setelah berbasa-basi busuk kesana kemari, dia bilang ",Bapak kan mau pergi jauh nih. Perlu proteksi pak, nanti kalau ada apa-apa sama Bapak, keluarga Bapak bisa menerima uang warisan",Katanya lagi. Okee....

Lalu dia mulai nyerocos menerangkan "produk" yang dibawanya. Kertas berlaminating adalah "Daftar Harga" alias tabel premi.

"Ini ya pak, selain ada manfaat warisan, Bapak juga dicover biaya rumah sakit dan divonis kena jantung atau kanker. Ditambah lagi, ada uang tabungan yang bisa bapak tarik (samb…

ASALNYA DARI DUA ANGKA

"Mas Basri, aku kok pusing ya ngapalin Porsi Pembagian dalam Hukum Waris Islam", katanya.

Sebenarnya mudah, dalam pembagian waris menurut Hukum Waris Islam pijakan (angka) porsinya hanya 1/3 dan 1/4. Lalu tinggal dibagi 2 atau dikali 2.


"Lalu siapa saja yang pasti dapat?", Tanyanya lagi.

Yang pasti dapat, adalah pasangan (suami/istri), orangtua dan anak (catatan : bila masih hidup). Bila tak ada lelaki di antara 3 pihak di atas, maka harta waris akan keluar dari "lingkaran" alias ada ahli waris lain yang ikut menghabiskan. Ada 17 "orang" yang terbagi dalam 3 golongan yang terbuka hak warisnya.

"Siapa saja mereka, mas?",Tanyanya lagi.

Oh, kalau mau detilnya, hadir saja di Acara Dialog Wanita bersama BHR Academy di Hotel Onih-Bogor, Sabtu 7 Desember 2019.

"Memang kalau nggak hadir acara itu kenapa mas", katanya ngeyel.

Maka, kemungkinan kamu tak menguasai ilmu Hukum Waris Islam, kemungkinan kamu akan bagi waris seenaknya dan k…

TEAMWORK

Kita boleh merasa hebat, merasa kaya, merasa pintar : tapi tanpa dukungan Team yang hebat, semua itu hanya akan jadi omong kosong.

Saya hari ini bersyukur, bisa bertemu dan berkumpul sebagai sebuah team dengan orang-orang ini.

Mereka yang berada di balik layar produksi, mencurahkan pikiran dan kreativitasnya, memberi support hingga buku "Hartamu bukan Hartamu" hari ini bisa dibaca oleh 1.000 teman di seluruh Indonesia, dan akan terus bertambah.


Alhamdulillah.

PAK MINTO, LOPER KORAN SAYA

Seperti biasa pak Minto, Loper koran sepuh yang sudah mengirim koran ke rumah saya sejak 2004, mengangsurkan koran dan majalah yang saya langgani.

Saya lihat keranjangnya makin tipis. " Tinggal Bapak yang langganan koran di kompleks ini",Jawabnya kok korannya makin sedikit. "Untungnya saya sudah punya kambing buat persiapan pensiun, pak",Imbuhnya. Ya, tiap Idul Adha saya selalu memesan kambing dari peternakan pak Minto.

Saya sudah melihat gejala bahwa bisnis koran (dan majalah) makin sulit tahun 2005.

Ketika itu, stasiun KRL mulai banyak dilakukan penertiban, loper tak bisa bergerak sebebas akhir tahun 90-an. Perempatan jalan protokol juga mulai dijaga Satpol PP, tiap hari ada saja pengasong (termasuk loper koran) yang kena garuk.

Di tingkat agen koran, bisnisnya juga makin tua, karena anak agen koran tak mau meneruskan bisnisnya. Kerjanya berat, harus bangun tiap pagi tanpa ada libur, untung kecil tapi risiko bisnis tinggi karena penerbit semakin ketat membuat aturan …

TIGA BAGIAN

Lukmanul Hakim berkata pada anaknya ",Wahai anakku, sesungguhnya manusia terbagi atas tiga bagian : 1/3 untuk Allah, 1/3 untuk dirinya sendiri, dan 1/3 lagi untuk belatung.

Untuk Allah (akan kembali ke Allah) adalah rohnya. Untuk dirinya sendiri adalah amalnya (ilmu yang bermanfaat), adapun yang untuk (dimakan) belatung adalah jasadnya.

**Makalah ke 36, Terjemah kitab "Nashaihul Ibad".

Sharing Perencanaan Waris untuk teman-teman di Asuransi Zurich Topas Life, Jakarta 12 Desember 2019