Skip to main content

BUKU YANG 'BERBAHAYA'

Adolf Hitler memulai menulis buku ini ketika berada dipenjara karena dakwaan pengkhianatan setelah gagalnya pemberontakan "Bee Hall" Munich tahun 1923.

John Murphy, yang kakeknya pertama kali menerjemahkan buku ini dalam bahasa Inggris berkata ",Ini adalah buku tentang sejarah menyepelekan. Dan orang-orang menyepelekan buku ini".

Satu dasawarsa setelah buku ini ditulis, penulis yang idenya disepelekan orang ini menjadi penguasa paling berpengaruh dalam sejarah Dunia (tak cuma Jerman).

Dan pada masa itu, buku ini dicetak sebanyak 12 juta eksemplar, dibagikan pada setiap pasangan yang baru menikah di Jerman : untuk menyadarkan bahwa mereka memiliki tanggung jawab melahirkan serta meneruskan "wangsa" Arya yang Uber Alles itu. Edisi lux-nya yang bersampul sepuhan emas menjadi pajangan elit para pejabat senior Nazi.

Katanya buku ini adalah buku yang "berbahaya" karena memuat pemikiran-pemikiran Neo Nazi dan superioritas kaum Arya.

Tapi menurut saya, orang keliru menginterpretasikannya.

Buku ini hanya berisi pemikiran seorang pria yang terpenjara fisiknya, namun memiliki mimpi yang sangat besar : menguasai dunia. Dia menuliskan impiannya, langkah demi langkah, berjuang keras mewujudkannya, dan berhasil.

--- pak Nanang Yulsmari dan ibu Ina Aia, terimakasih buku hebatnya ini. Setidaknya ada waktu seminggu buat saya bertapa melumat isiny

Comments

Popular posts from this blog

Anda Mau Menjual Ginjal ?

Sudah dua tahun tak bertemu, seorang teman mengirimkan  "broadcast message" (BM) di perangkat Blackberry saya.  BM-nya agak mengerikan : dia mencari donor ginjal untuk saudaranya yang membutuhkan.  Soal harga -bila pendonor bermaksud "menjual" ginjalnya bisa dibicarakan dengannya.   

Mambaca BM itu, saya teringat kisah pak Dahlan Iskan dalam bukunya GANTI HATI.  Dengan jenaka beliau bercanda, bahwa kini dia memiliki 2 bintang seharga masing-masing 1 milyar, satu bintang yang biasa dia kendarai kemana-mana (logo mobil Mercedez) dan satu bintang jahitan di perutnya hasil operasi transplatasi hati.  Ya, hati pak Dahlan "diganti" dengan hati seorang anak muda dari Cina, kabarnya harganya 1 miliar.

Lalu, iseng-iseng saya browsing, dan ketemulah data ini, Data Harga organ tubuh manusia di pasar gelap  (kondisi sudah meninggal dibawah 10 jam, sumber :http://namakuddn.wordpress.com/2012/04/27/inilah-daftar-harga-organ-tubuh-manusia-di-pasar-gelap/)

1. Sepasang bo…

APAKAH UNITLINK TERMASUK PAPER ASSET?

Tulisan ini sebenarnya hanya merespon postingan seorang perencana keuangan tentang kisah nasabahnya.

Alkisah, nasabahnya seorang lelaki yang penghasilannya (katakan) Rp 10 Miliar per tahun. Dengan gaya hidup yang konservatif, si nasabah baru sadar bahwa di akhir tahun tabungan dia hanya Rp 3 Miliar. Sisa uangnya kemana, padahal dia dugem enggak, travelling pribadi dalam batas wajar, makan mewah jarang banget ...

Lalu, perencana keuangan tersebut melakukan bedah perkara. Dari hasil bedah perkara, ditemukan beberapa sebab. Seperti dia terlalu mudah percaya pada orang, sehingga dengan mudah meminjamkan uangnya pada saudara atau teman dengan dalih modal usaha (yang akhirnya nggak balik lagi).

Namun, ada satu hal dari nasehat perencana keuangan itu yang menurut saya tidak pas. Yaitu : Menurut perencana keuangan itu, adalah keliru nasabah memiliki banyak unit link karena “investasi” di unit link itu justru menggerus uangnya.

Saya kira pendapat ini tidak pas, terutama soal pendapat “investa…

"TERTIPU" UNIT LINK? KOK BISA.

Terimakasih pada klien sekaligus sahabat saya Iqbal Mukmin yang mau berbagi cerita ini di wall-nya. Sekali lagi, ini kisah pahit seorang nasabah asuransi (maaf, sangaja saya blur nama pemilik cerita serta perusahaan asuransinya).

Saya pernah menulis tentang hal serupa yang pernah terjadi dalam artikel saya :
http://www.basriadhi.com/2016/05/asuransi-bukan-tabungan.htmlNamun, kisah ibu nasabah (yang saya capture ini) agak berbeda. Dan saya ingin mengupas, agar anda semua tak "kejeblos" di lubang yang sama. Sekaligus menjawab pertanyaan beberapa teman.

Patut diduga produk yang dibeli oleh ibu Nasabah ini adalah produk UNIT LINK, yaitu produk asuransi yang "menggabungkan" fitur asuransi/proteksi dengan investasi. Dan pada kasus di bawah, oknum agen memanfaatkan ketidaktahuan nasabah -terutama- soal fitur investasi dan biaya-biaya asuransi.

Sebagaimana yang saya tulis di artikel dalam link di atas, Asuransi bukanlah tabungan, walaupun itu produk Unit Link. Dari c…